Aku Anak Seorang Nelayan

Kepenatan mengerjakan tuga-tugas kantor selama ini membuat aku meminta izin cuti dari kantor tempatku bekerja. Aku ingin berlibur. Dan liburan kali ini telah menghantarkanku ke tempat ini. Di sebuah kampung nelayan. Aku sebenarnya tidak benar-benar berlibur ke tempat ini. Ada jejak-jejak yang tertinggal di tempat ini puluhan tahun yang lalu. Kini aku kembali untuk mengenang semuanya. Mengenang masa kecilku, mengenang kampung halamanku dan mengenang semua hal yang layak untuk dikenang.

Suasana pagi di kampung-kampung nelayan selalu ramai. Para nelayan mulai merapatkan kapalnya. Membawa hasil tangkapannya yang langsung diserbu oleh para istri dan anak-anak nelayan yang berjibaku  memilah milih hasil tangkapannya untuk segera dijual. Pemandangan yang selalu bisa disaksikan di setiap kampung nelayan.

Dulu aku juga begitu. Sepulang sekolah atau saat sekolah libur, seperti anak-anak nelayan lainnya, sudah pasti aku habiskan waktu untuk membantu Ibu memilih ikan-ikan hasil tangkapan Ayah untuk di jual. Kalau pun pekerjaan itu selesai, saya dan teman-teman yang lain akan mengais ikan-ikan yang tertinggal di perahu-perahu nelayan. Hasilnya lumayan untuk membantu ibu atau untuk uang jajanku di sekolah.

dapet_brapa_ya___BW_by_bengsin

Ayah dan Ibu sudah berulang kali mencegahku untuk ikut bekerja. Mereka lebih senang melihat aku dirumah, istirahat atau bermain dengan teman-teman lainnya. Cukup mereka saja yang bekerja. Mereka tidak tega melihat aku bekerja dan berpanas-panasan di bawah terik matahari. Mereka hanya ingin melihat aku belajar agar menjadi orang sukses di kemudian hari. Baca lebih lanjut

Iklan

Aku Seorang Nelayan

Hidup kata kebanyakan orang adalah sebuah pilihan. Setiap orang berhak memilih arah hidupnya masing-masing. Aku juga punya pilihan. Dari kecil aku sudah ditemani pantai, lautan, perahu dan ikan-ikan. Tak salah kemudian pilihan hidupku sekarang ini menjadi seorang nelayan. Hanya pekerjaan itu yang aku bisa lakukan. Aku bahagia. Bukankah pekerjaan yang dilakukan dengan hati yang bahagia mambuat segala pekerjaan menjadi mudah.

Pekerjaan sebagai nelayan mungkin menurut sebagian orang cukup melelahkan. Sangat melelahkan memang bagi sebagian orang yang baru tahu. Bagi aku yang berasal dari keluarga nelayan, yang sedari kecil terbiasa dengan semua itu, tentu bukanlah pekerjaan yang melelahkan. Aku percaya bahwa inilah jalan Tuhan yang diberikan padaku. Aku selalu bersyukur dengan semua itu. Aku yakin nelayan pun punya peranan penting dalam kehidupan. Kalau tidak ada nelayan, bagaimana bisa kita semua bisa menikmati lezatnya ikan dan makanan-makanan laut lainnya.

fisherman_by_bengsin

Baca lebih lanjut