Jangan Menyerah

Tak gendong kemana-mana
Tak gendong kemana-mana
Enak donk, mantep donk
Daripada kamu naik pesawat kedinginan
Mendingan tak gendong to
Enak to, mantep to
Ayo.. Kemana

Tak gendong kemana-mana
Tak gendong kemana-mana
Enak tau

Pasti semua sudah ngeh dengan lirik lagu diatas. Nggak cuma ngeh tapi mungkin juga sudah hapal karena keseringan dengerin orang nyanyiin tuh lagu atau karena keseringan nyanyiin tuh lagu sendiri. Dari anak-anak sampai orang tua semuanya suka dengan lagunya Mbah Surip, Tak Gendong. Lagunya yg easy listening, dengan lirik yang gak biasa dan lucu yang dibalut dengan musik ala Bob Marley yang bisa bikin orang yang mendengarnya langsung bergoyang. Lagu ini lumayan membawa angin segar bagi industri musik Indonesia yang belakangan ini dijejali dengan band pendatang baru yang banyak mengusung aliran yang sama, dijejali pula oleh penyanyi pendatang baru yang punya suara pas-pasan plus….seleb-seleb Indonesia yang juga berlomba-lomba cari peruntungan dengan ikut-ikutan nyanyi, yang datang dan langsung pergi.

Dengan modal lagu Tak Gendong, kini nama Mbah Surip jadi beken. Nggak kalah sama Manohara! Berkali-kali Mbah Surip jadi bintang tamu diberbagai program tv. Teteup dengan penampilan ala Bob Marley, dengan menyandang gitar bututnya plus gaya ketawanya Mbah Surip yang khas, Ha ha ha ha ha ha….. Nggak cuma jadi terkenal, Mbah Surip kini jadi OKB –Orang Kaya Baru- dengan uang milyaran rupiah yang diperoleh dari hak cipta lagu itu. Dahsyat!!!

Program Musik Dahsyat pula yang untuk pertama kalinya memberi kesempatan bagi saya melihat V-klipnya Mbah Surip, Tak Gendong. Dan Hasilnya…. lagu yang lucu itu cocok sekali dengan V-klipnya yang gak kalah lucu. Nah setelah tertawa geli melihat V-klipnya Mbah Surip, langsung saya diajak merenung begitu melihat V-klipnya D’Massive yang ditayangkan setelah V-klipnya Mbah Surip. Lirik lagu itu bener-bener inspiratif dan gak kalah bagusnya V-klipnya yang menceritakan perjuangan seseorang yang tak kenal lelah. Jangan Menyerah, itulah judul lagu terbarunya D’Massive.

Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi

Kita pasti pernah
Dapatkan cobaan yang berat
Seakan hidup ini
Tak ada artinya lagi

Syukuri apa yang ada
Hidup adalah anugerah
Tetap jalani hidup ini
Melakukan yang terbaik

Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi

Tuhan pasti kan menunjukkan
Kebesaran dan kuasanya
Bagi hambanya yang sabar

Saya nggak begitu kenal banyak siapa Mbah Surip sebenarnya. Yang saya tahu, Mbah Surip adalah seorang yang memilih menjadi Seniman Jalanan setelah bosan bekerja di sebuah industri peminyakan. Di mata saya, beliau sosok yang selalu bahagia menjalani kehidupannya yang dimata sebagian orang aneh. Bahagia diatas segala kesederhanaan dan keterbatasan yang dimilikinya. Keterbatasan yang tidak membuatnya mengeluh. Keterbatasan yang tidak membuat dia patah semangat. Keterbatasan yang tidak membuatnya berhenti berkarya. Keterbatasan yang dijadikannya cambuk untuk menghasilkan karya yang luar biasa.

I Love You Full, Mbaahhhhhhhh…..

Saya melihat itu dari wajah Mbah Surip yang walau terlihat tua tapi selalu ceria dan selalu tertawa, Ha ha ha ha ha ha…… Dan buah dari perjuangan tanpa menyerahnya Mbah Surip adalah kesuksesannya kini. Mbah Surip bisa jadi contoh dan bukti, bahwa sebuah perjuangan pasti akan berujung pada sebuah keberhasilan.

So….Don’t Give Up, guys!

11 thoughts on “Jangan Menyerah

  1. Memang benar, ada hikmah yg bisa dipetik dari kisah hidup mBah Surip yg hari2 kemarin diekspos habis2n oleh media. Untuk sukses spt sekarang perjuangan mBah Surip lumayan panjang dan berliku. Dan saya setuju dengan pesan di artikel ini : jangan menyerah!

    Iya mas, yang namanya sukses kan nggak bisa didapat dengan instant.
    Butuh perjuangan tanpa kenal menyerah!!!

  2. kelimaxxxxxx
    itulah kelebihannya mbah surip…salut!!!!

    Yup, si sinting juga punya kelbihan kan?
    Setiap orang punya kelebihan dan kekurangan masing-masing.

  3. Buat gue, mbah Surip itu lambang anti kemapanan (kalau benar dia dulu meninggalkan perusahaan minyaknya lho)
    Anti kemapanan dlm arti yg postif, karena mengejar apa yg ada di hati. Mengejar passion🙂

    salam, EKA

    Iya Mbak, nggak semua orang seberani Mbah Surip untuk meninggalkan kemapanan demi mengejar passion.

    Salam Hajier!!

  4. Ping-balik: JanganMenyerah II « Ceriterane Hajier

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s