Parodi Samuel Mulia

Belakangan ini saya jadi ketagihan baca harian KOMPAS. Tapi tentunya hanya edisi Kompas Minggu. Dan untuk Kompas edisi selain hari Minggu dengan sepenuh hati saya minta maaf untuk tidak bisa membacanya. Secara sudah cukup pusing dengan kehidupan saya sehari-hari, jadi tidak ingin menambah pusing lagi untuk membaca Kompas yang lumayan berat untuk otak saya yang tidak jenius ini. Padahal dalam hati yang paling dalam, saya ingin bisa membacanya tentunya dengan harapan orang-oarang disekitar saya akan menilai bahwa saya adalah orang pintar. Sebenarnya saya orang pintar, tapi tidak pintar untuk membaca berita-berota di Kompas edisi Senin-Sabtu.

Kompas Minggu menjadi menarik karena berita yang disajikan cukup ringan. Ditambah ada TTS disana, ada liputan kuliner, liputan gaya hidup dan tak ketinggalan tentunya cerpen-cerpen bagus dari pengarang-pengarang hebat Indonesia.

Tapi… akhir-akhir ini saya tidak lagi peduli dengan semua itu. Saya menemukan suatu hal baru dalam Kompas Edisi Minggu. Pertama kali saya membacanya cukup menarik dan saya pikir itu hanyalah tulisan kebetulan saja. Tapi ternyata, tulisan itu adalah rubrik yang akan selalu ada di Kompas Minggu. Apalah lagi kalau bukan Rubrik ‘Parodi Samuel Mulia’.

Tulisannya cukup mudah di mengerti, tidak bertele-tele, ringan dan mengalir secara alami sampai ke titik penghabisan. Tetapi…. tulisan-tulisan itu selalu mengena di hati saya. Terkadang malah menyinggung saya. Ya… karena tulisan-tulisan yang dimuat adalah realita kehidupan yang bisa kita temukan dalam keseharian kita. Dan bagusnya, di bagian lain Rubrik ini, Samuel Mulia juga tak lupa memberi tips dan trik untuk pembacanya untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Sebagai seorang yang mengagumi tulisannya, sudah tentu saya penasaran dengan sosok beliau. Di zaman yang serba canggih seperti sekarang ini, tentu sangatlah mudah untuk mengetahui apapun, termasuk siapa dan bagaimana bentuk wajah seorang Samuel Mulia. Dan tak perlu waktu lama akhirnya saya tahu wujud seorang Samuel mulia, seorang penulis Mode dan gaya hidup. Ketemulah wajah Samuel Mulia di facebook dan langsung dong… saya tambahkan sebagai teman hehehehe……😛

Saya kira, hanya saya yang menyukai Samuel Mulia dan mempostingkan ke dalam Blog saya. Ternyata…. saat saya baru punya niat untuk menuliskannya, gak tahunya sudah banyak orang yang menulis dalam blognya tentang kegemarannya membaca tulisan-tulisan Samuel Mulia. Ketinggalan zaman deh………

Well… setidaknya untuk posting saya kali ini, saya punya banyak referensi. Secara sudah bajibun orang yang memposting tulisan ini di Blognya masing-masing.

Buat kamu-kamu yang belum baca, silahkan baca dan awas ketagihan!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s