SAUS KACANG

film19951Berawal dari sebuah kebiasaan Dewi (BCL) yang kerjanya sebagai Chef de Cuisine restoran di sebuah hotel bintang 5 di Bali, yang kalau lagi kesal atau sakit hati melampiaskan semua itu dengan menumbuk kacang yang ditambah beberapa ramuan menjadi saus kacang. Tema yang dipaksakan!!!

Berwajah cantik dan pembawaan yang luwes membuat Dewi menjadi daya tarik para pengunjung hotel dimana Dewi bekerja. Pengalaman masa lalu saat seorang tamu yang begitu dicintai Dewi pergi begitu saja dengan alasan bahwa hubungan yang ada selama ini hanya sebatas saat di Bali, saat sang tamu harus kembali dan pergi keluar Bali, hubungan selesai. Dewi sangat kecewa padahal Dewi sangat mencintai lelaki itu. Dari peristiwa itu membekas trauma yang dalam pada diri dewi. Hubungan yang dijalani dengan tamu2 yang mendekatinya, kini dilalui tanpa sebuah perasaan. Jadi ketika tamu itu pergi, Dewi tidak akan merasakan sakit hati lagi.

Sampai akhirnya Dewi bertemu dengan tamu asal Malaysia, Mr Fredo (Ashraf Sinclair) .  Tamu yang sangat menyebalkan, membuat Dewi dan seluruh staf hotel kewalahan melayani. Akhirnya muncul konspirasi diantara para staff hotel untuk memberi pelajaran pada tamu itu. Konspirasi berhasil! Namun keberhasilan itu kemudian menambah masalah karena Mr Fredo enggan balik ke Hotel padahal besok ada perayaan umat Hindu, yaitu hari Nyepi, dimana semua orang tidak ada yang boleh keluar rumah. Jika kemudian ditemukan diluar rumah, maka orang tersebut akan berhadapan dengan pecalang; satuan pengaman Tradisional kegiatan agama, budaya dan adat di Bali. Keduanya akhirnya tertangkap oleh para pecalang dan dikurung dalam sebuah ruangan sampai hari nyepi selesai. Setelah dikeluarkan keduany belum bisa bernafas lega, sebab keduanya harus menjalalani hukuman membersihkan tempat ibadah agama Hindu. Di saat yang sama Mr Fredo harus mengalami kesedihan yang mendalam saat ditinggal menikah kekasihnya dan Dewi lah yang membantu Mr Fredo untuk melupakan kesedihan yang ada dan meyakinkan bahwa diluar sana banyak perempuan yang lebih baik dari kekasih Mr Fredo tersebut. And then… cinta bersemi disana.

Di saat Mr Fredo meyakinkan bahwa dia benar2 mencintai Dewi, malah Dewi yang bimbang dengan ketulusan Mr Fredo. Itu semua karena masa lalu yang sampai saat ini belum bisa dilupakan Dewi, ditinggalkan sang kekasih hati. Tapi Mr Fredo betrjuang keras untuk meyakinkan Dewi bahwa cinta Mr Predo padanya adalah cinta yang benar2 tulus. Tema standart yang juga aku temukan pada film Claudia Jasmine.

Selanjutnya nggak ada yang special selain disuguhi pemandangan2 indah Bali, suasana Romantis saat di kapal pesiar yang selalu diimpikan para wanita dari sang pujaan hati plus lagu2 yang jadi soundtrack film tersebut yang diambil dari album terbaru Bunga Citra Lestari.

Btw, sebagai penganggum keseksian BCL, sudah pasti saya selalu menyaksikan aksi2 BCL dilayar manapun, mau layar sempit atau layar lebar. Ada hal sama yang kembali terulang saat aku menyaksikan film2 BCL. Cinta Pertama, kiprah awal Bunga Citra Lestari di layar lebar. Dimana lagu Sunny yang jadi Soundtrack film tersebut lebih sukses dibanding filmnya sendiri. Biasa kan kejadian seperti itu? Tembang Sunny, hits dimana2 sekaligus membawa kesuksesan BCL dalam dunia tarik suara, dari seorang artis sinetron yang nyemplung ke dunia tarik suara. Film Kangen, film kedua BCL, semua soundtracknya didominasi oleh lagu2 BCL, selain lagu Sunny.

Begitu pun di album selznjutnya. Film aku ada, kamu ada, hanya menjadikan satu lagu baru BCL sebagai soundtrack, yaitu tentang kamu. Sisanya kita bisa temukan di film terbarunya, Saus Kacang. Ada kecewa, pernah muda dan lain2. Enak yang jadi BCL, dah jadi pemeran utama, eh… soundtracknya juga diambi dari lagu sendiri. Sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui.

Next, adegan ciuman bibir kedua tokoh di film ini super duper banyak. Maklum yang jadi aktor dan aktrisnya adalah sepasang kekasih. Jadi mereka berdua sudah tidak sungkan2 lagi untuk melakukan adegan2 itu. Malah menurutku, adegan yang seharusnya nggak perlu kissing akhirnya jadi kissing. Huuuh…. jadi ngiri!!!

Film2 BCL kayaknya nggak ada yang benar2 bermakna. Bermakna maksudnya ada satu hal yang menarik yang bisa kita lakukan dikehidupan nyata setelah menonton film ini. Kalau berbicara mutu, tentu aku tidak punya kebijakan untuk menilai itu.

Tapi setidaknya aku tidak terlalu rugi meluangkan waktu dan biaya untuk menonton sang pujaan hati, apalagi bisa lihat BCL pake bikini even nggak terlihat terlalu jelas. Tapi gpp deh…..

3 thoughts on “SAUS KACANG

  1. mampir ah…hehehe, gw termasuk yang belum pernah nonton satupun filmnya BCL (bukan Banci Caman Lawang lho, yah) hehehehe….males aja…kayanya critanya standard aja gitu….btw, makasih dah komen di blog-ku, maen2 yah… oiya, yang Samuel Mulia itu, klo lo ga sempet baca di kompas, online juga ada di sini http://community.kompas.com/urbanlife

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s