Menjelang Lebaran

Rasulullah SAW, bersabda:

“Barang siapa yang bergembira atas kedatangan bulan Ramadhan, Allah mengharamkan jasadnya masuk neraka.”

Hanya bergembira saja kita mendapatkan jaminan seperti itu, bagaimana kalau kita mengisi bulan suci itu dengan banyak ibadah dan berbuat amal kepada sesama, tentu jaminan yang Allah berikan akan semakin besar dan berlipat ganda. Lanjut membaca

Puasaku yang Kacau

Ramadhan sebentar lagi tiba. Pastinya umat Muslim di penjuru dunia menyambutnya dengan suka cita. Termasuk saya. Selain mengharap berkah dan pahala, saya juga berharap perut saya yang buncit ini bisa sedikit mengempis *teutep usaha* karena waktu makan saya terbatas. Sambil menyelam minum air, begitulah kiasan yang tepat untuk saya hehehe….

Hmmm…. Jadi teringat masa kecil saya dulu. Saya dan teman-teman kecil saya selalu gembira menyambut bulan puasa. Ini dikarenakan waktu bermain saya dengan teman-teman lebih banyak. Maksudnya? Kalau gak puasa kan waktu mainnya cuma siang setelah pulang sekolah sampai sore. Malam kudu di rumah buat belajar. Sementara kalau bulan puasa, saya bisa main sama-teman-teman dari pagi selesai sholat subuh. Habis sholat shubuh biasanya langsung jalan-jalan. Malamnya, dengan dalih untuk sholat Tarawih, selepas berbuka dan sholat Maghrib, bisa langsung keluar rumah juga. Pokoknya menyenangkan. Selain karena ada hadiah baju lebaran dari ortu kalau puasanya sukses selama satu bulan penuh, juga karena ada persaingan sehat dengan teman-teman yang berlomba-lomba untuk tidak membatalkan puasa. Malu rasanya kalau ada puasa yang batal. Soalnya diujung bulan akan ada perhitungan berapa kali batal puasanya. Kalau ketahuan banyak puasanya yang batal, langsung deh dapat ejekan dari teman-teman yang puasanya sukses satu bulan penuh. Alhamdulillah, saat kecil dulu puasanya sudah bisa full satu bulan. Lanjut membaca

Diet

Saya sudah menduga cewek-cewek di Take Me Out Indonesia bakal berucap pedas tentang tubuh saya. Dan saya sudah siap dengan semua itu. Sudah kebal. Karena di rumah saya selalu –tiap jam bahkan- mendapat ceramah panjang lebar dari nyokap tentang pentingnya punya tubuh sehat dan proposional. Dan diakhir ceramah itu, tak lupa sang nyokap memerintah saya untuk diet. Cewek-cewek di Take Me Out dan nyokap kan mereka sejenis, jadi mungkin punya selera yang sama, NGGAK SUKA DENGAN COWOK-COWOK GENDUT. Saya jadi mikir, apa karena ini juga alasan saya belum punya kekasih? Saya gak setuju 1000% dengan alasan ini!!!

Siapa sih yang betah dapat omelan tiap hari. Apalagi kalau melihat saya makan, pasti dapat lirikan maut mata nyokap. Mengawasi. Dengan maksud dan tujuan tertentu, inget badan, jangan makan banyak-banyak! Kalau sudah begitu, akhirnya saya memilih makan dengan cara sembunyi-sembunyi atau makan di luar. Tapi ini tidak berlaku untuk sarapan atau lunch atau juga dinner. lho…. Ini hanya berlaku kalau saya pulang ke rumah dengan membawa sebungkus bakso, pempek atau jajanan lainnya. Bukan mereka iri melihat saya makan sendiri, mereka punya bagian juga kok. Mereka  cuma prihatin dengan Body saya yang semakin hari semakin bertambah. Atau juga kalau ada makanan yang tiba-tiba raib entah dimakan siapa, langsung semua telunjuk keluarga mengarah kepadaku. Tidakk!!! Lanjut membaca

170809

-160809-

Tempat tidur itu sepertinya lebih menggoda untuk segera aku datangi daripada deretan hurup yang tertata rapi di layar laptopku ini. Dua jam sudah mata ini tak berhenti bertatapan dengan layar datar itu sembari jari jemariku menari lincah diatas keyboard. Huh! Inilah resiko menjadi seorang bawahan, selalu diperintah dan tidak punya kuasa menolak. Waktu liburan yang seharusnya aku gunakan untuk bersantai ria, sedikit terganggu dengan kerjaan kantor yang dilimpahkan sang bos padaku.

Jam dinding di kamarku sudah menunjukkan pukul satu dini hari. Aku putuskan untuk mengakhiri pekerjaan ini. Mata sudah terasa begitu lelah, ingin segera terpenjam. Kalau dipaksakan hasilnya pun nanti tidak akan maksimal. Aku lalu beranjak ke tempat tidur dan langsung tidur.

Hey, apa kabar?” tanya seorang cewek cantik yang tiba-tiba menghampiriku yang sendirian duduk di pojok sebuah Cafe. Lanjut membaca

The Soundtrack Of My Life

PENGEN KURUS

By. Saykoji

intro:
Lagu baru ini adalah curahan hati
Dimohon jangan tertawa

Aku pengen kurus
Punya badan seksi dan terurus
Aku pengen kurus
Perut six pack tanpa selulit dan mulus

gue ngaku gue gendut pengen kurus
badan penuh selulit udah kagak mulus
tapi kagak kuat cuma makan ayam kukus
olahraga suka males harapan pun pupus

bangun pagi cara cemilan cari jajanan
tiap dua jam laper cari makanan
jam 6 sampe 11 masih sarapan
pengen punya perut six pack tinggal harapan Lanjut membaca

Take Me Out Indonesia

Wanita-wanita cantik, sebentar lagi akan saya tampilkan pria single di hadapan kalian,” ujar sang Host, Choky Sitohang.

Aku yang ada dibalik layar makin gak karuan rasanya. Secara sebentar lagi saya akan tampil dihadapan 30 wanita cantik pencari cinta. Episode kali ini ada aku yang punya kesempatan tampil di Take Me Out Indonesia. Mencoba keberuntungan untuk mendapatkan jodoh di acara ini. Sebenarnya aku nggak minat ikut acara ini, tapi berhubung desakan orang-orang tercinta agar aku segera mendapatkan jodoh, jadi dengan cara seperti inilah aku akan mencari jodohku. Lanjut membaca

Gelap-gelapan

Beberapa hari belakangan ini listrik di tempatku sering mati. Kata PLN seh dayanya kurang ATAU suplai bahan bakarnya kurang ATAU pembangkitnya rusak, jadi dengan sangat menyesal, PLN sebagai lembaga yang paling berwenang, harus melakukan pemadaman listrik. Terserahlah! Sebagai konsumen saya hanya bisa menerima dan tetap membayar iuran listrik tepat waktu.

Kalo di kota besar, yang namanya pemadaman listrik pasti dilakukan bergiliran dan pusat-pusat keramaian kota tetap hidup, terbebas dari yang namanya listrik mati. Jadi… kalo di rumah listrik mati, langsung hijrah ke rumah keluarga atau teman yang gak kenal giliran pemadaman listrik. Atau juga pergi ke pusat-pusat keramaian yang selalu rame dan terang benderang. Lanjut membaca

Jangan Menyerah

Tak gendong kemana-mana
Tak gendong kemana-mana
Enak donk, mantep donk
Daripada kamu naik pesawat kedinginan
Mendingan tak gendong to
Enak to, mantep to
Ayo.. Kemana

Tak gendong kemana-mana
Tak gendong kemana-mana
Enak tau

Pasti semua sudah ngeh dengan lirik lagu diatas. Nggak cuma ngeh tapi mungkin juga sudah hapal karena keseringan dengerin orang nyanyiin tuh lagu atau karena keseringan nyanyiin tuh lagu sendiri. Dari anak-anak sampai orang tua semuanya suka dengan lagunya Mbah Surip, Tak Gendong. Lagunya yg easy listening, dengan lirik yang gak biasa dan lucu yang dibalut dengan musik ala Bob Marley yang bisa bikin orang yang mendengarnya langsung bergoyang. Lagu ini lumayan membawa angin segar bagi industri musik Indonesia yang belakangan ini dijejali dengan band pendatang baru yang banyak mengusung aliran yang sama, dijejali pula oleh penyanyi pendatang baru yang punya suara pas-pasan plus….seleb-seleb Indonesia yang juga berlomba-lomba cari peruntungan dengan ikut-ikutan nyanyi, yang datang dan langsung pergi. Lanjut membaca

Kopdar sambil belanja

Jam 3 sore di Gramedia Atmo. Itulah kesepakatan bersama antara saya dengan Huang yang  pertama kalinya berencana untuk kopdar *Huuh….akhirnya bisa kopdar juga saya dengan sesama Blogger*.

Jam 3 sore belum juga ada kabar dari Huang dan saya juga belum nyampe ditempat tujuan. Tiba2 sms masuk dari Huang kalo dia juga blom ada di sana, masih di t4 kerjanya. Ya sudahlah dimaklumi aja secara sama-sama orang Indonesia yang punya budaya ngaret. Jam 3.30 menit akhirnya semua tiba di tempat. Tapi karena saya lagi asyik baca buku baru yang sampulnya ke buka, jadi baru jam 4 saya menemui Huang. Lanjut membaca

I Miss U, Jogjaa

tugu-yogya

Habis nonton Film gak penting yang punya setting lokasi di Jogja, jadi keingetan sama kenangan-kenangan saya dulu waktu tinggal di kota itu. Sudah 3 tahun sudah saya pergi dari Jogja, dan selama itu pula saya belum sekalipun punya kesempatan unuk kembali kesana. Menapaki kembali jejak-jejak yang selama 5tahun saya tinggalkan disana. I miss u, Jogjaaa…………………..

Jogja, kota yang punya banyak julukan ini menawarkan banyak hal yang unik dan berbeda yang nggak saya temukan di kota lain. Karena keunikannya, hanya dengan kembali ke Jogja yang bisa mengobati semua kerinduan yang terpendam. Tapi sayang, saya belum punya kesempatan lagi kembali kesana. Hanya dengan mengenang lewat imaji, sedikit mengobati kerinduan yang ada. I miss u, Jogjaaa……….. Lanjut membaca

CobaanMu, Tuhan!

Bulan Juli ini saya cuma bisa berharap bisa menjadi bulan yang lebih baik dari pada bulan sebelumnya, bulan Juni. Secara pada bulan Juni yang lalu ada peristiwa-peristiwa yang membuat saya harus ikhlas, menerima cobaan yang Tuhan berikan pada keluarga saya.

Pertama, motor yang dipake adek saya kuliah dan motor yang selalu menemani perjalanan saya kesana-kemari saat berada di Palembang, tiba-tiba raib di ambil orang di depan rumah tante saya di Palembang.

Kedua, Nggak lama setelah motor hilang, eh giliran Handphone yang hilang saat perjalanan dalam bis kota dari Banyuasin ke Palembang. Entah handphonenya jatuh atau di copet orang gak tahu pastinya. Yang jelas begitu sampe di Palembang handphonenya sudah raib.

Jarak waktu antara kejadian yang satu dengan yang lainnya cuma beberapa hari dan semua terjadi di bulan Juni. Pelakunya seh bukan saya, pelaku yang menghilangkan saat kejadian itu adik-adik saya. Makanya saya berharap bulan ini akan menjadi bulan yang lebih baik dari bulan Juni kemaren.

Pasti kesel lah punya barang yang biasanya  ada menemani hari-hari kita lalu tiba-tiba hilang. Huhhh… Tapi mau gimana lagi, namanya musibah, hanya ikhlas menerima semua itu. Mau disesali juga barang itu nggak bakalan balik lagi.

Berharap dan berharap lagi semoga ada rezeki lebih buat keluarga saya untuk bisa mengganti barang -barang yang hilang itu. Dan buat yang mengambil, semoga barangnya bisa digunakan dengan sebaik-baiknya.

Saya bangga sebagai orang Indonesia yang selalu bersyukur atas segala musibah yang telah terjadi. Untung cuma motor sama handphone-nya yang hilang, bukan adek-adek saya yang hilang.

Adik-adik saya kan lebih berharga daripada motor dan handphone itu….

Blogger Activity

Saya merasa gak enak dengan blog kesayangan ini, sudah lama gak diutak-atik dan udah lama juga gak diisi postingan baru. Nggak lama sih ‘puasa’ postingnya, cuma 10 hari *Gak lama pala lu peang*. Tapi… sebagai blogger pemula yang pengen EKSIS di kancah per-blogger-an Indonesia, waktu 10 hari itu cukup lama *Ya iya dong, masak ya iyalaaaaah*. Belum lagi saya sudah membuat tetangga-tetangga saya yang dengan sepenuh hati tanpa paksaan apapun mau mampir ke blog saya jadi kecewa coz dapatnya stock yang lama *Jgn kapok, ya!!!*. Saya yakin mereka kecewa secara saya juga akan merasakah hal yang sama kalau saya mampir ke blog tetangga masih dengan posting yang sama sejak terkahir kali saya mampir ke blognya. Ibarat sudah capek-capek bertamu ke rumah orang tapi nggak disuguhin apa-apa. Huuuhh…… Lanjut membaca